Rabu, 19 Maret 2014

Bola Mata

Disudut dunia, dia menyendiri
Pagi dan malam mengerti dirinya
Terlihat pandangan bersedih
Kini dan esok mengerti dirinya

Hujan.. Kapan kamu akan mengerti?
Sedang dia pun menanti mu
Hujan.. Kapan kamu menghapus luka nya?
Sedang dia pun bersabar untuk mu

Bola matanya menggambarkan kepedihan
Rasa yang tak dapat dimengerti oleh mereka
Bola matanya mengalirkan permintaan
Hal yang tak dapat dimengerti mereka

Sungguh sepi yang terlihat dari bola mata itu
Seakan terjadi sesuatu yang amat menyedihkan
Sungguh takut yang terlihat dari bola mata itu
Seakan memohon pertolongan atas kehancuran

Hujan.. kapan kamu merubah semua?
Sedang dia pun memohon untuk mu
Hujan.. kapan kamu memberinya senyuman?
Sedang diapun terlungkup untuk pengabulan mu

Bola matanya menggambarkan kesendirian
Rasa yang tak dapat dirasa oleh semua
Bola matanya menunjukan kepahitan
Hal dan rasa yang sulit diubah oleh mereka

09 November 2012


ZAN

Tidak ada komentar:

Posting Komentar