Rabu, 11 Juni 2014

Cinta Allah

Dulu aku bukanlah seorang anak yang baik perilaku nya, mungkin aku melakukan banyak kesalahan diluar kendali dan dewasa ku. Pribadi ku yang dulu adalah pribadi yang sangat membuat ku tertawa jika ingat dan kadang membuat ku sedih pula.

Setiap hari nya, aku hanya memakai kaos oblong perempuan, celana boxer (celana yang panjang nya hanya sampai dengkul), memakai kacamata dan dilengkapi dengan rambut yang diikat. Pribadi ku yang bisa dibilang seperti anak laki-laki, membuat aku berperilaku yang kadang diluar kendali ku. Aku lebih emosi terhadap sesuatu, aku lebih arogan, dan aku lebih nyaman bila bermain dengan teman laki-laki.

Suatu saat sosok laki-laki itu ingin memangkas rambut ku seperti anak laki-laki agar aku bisa menutup aurat ku dengan pakaian wanita islam. Yaa, Ayah ku mungkin lelah menasehati ku hingga beliau memberikan ku opsi seperti itu. Aku menolak, aku anggap itu hanya bercanda.

Kini, aku sadar.... opsi yang diajukan oleh Ayah ku kala itu bukanlah semata-semata opsi belaka, namun itu pula perintah yang Allah berikan kepada hamba nya. Aku sadar ketika aku berusia 19 tahun. Aku bersyukur, karena Ayah ku yang memberikan opsi tersebut, karena Ibu ku yang menuntun ku kejalan yang lebih baik dan aku bersyukur kepada sahabat ku yang juga membantu ku menjadi lebih baik.

Sebelum nya aku pernah ingat, Ayah ku meminta ku untuk memangkas rambut ku seperti anak laki-laki. Namun ketika aku berusia 15 tahun, Ayah ku mengatakan bahwa "Aku lebih baik tidak memotong rambut ku" aku tidak mengerti alasan nya kala itu.

Namun kini, aku mengerti. Allah tidak menyukai hamba nya yang merubah kodrat fisik nya dan Allah memerintahkan kepada hamba nya agar wanita menutup aurat nya seperti yang telah dijelaskan didalam Al - Qur'an kitab suci umat muslim.

Aku labil, aku pernah jatuh cinta, jatuh cinta kepada makhluk Allah. Orang bilang cinta itu anugerah, cinta itu fitrah. Yaa, memang cinta itu akan menjadi anugerah dan fitrah bila seorang hamba Allah dapat memposisikan nya dengan tepat. Sayang nya aku pernah salah memposisikan itu, bila memutar arah jarum jam, mungkin masa lalu ku tidak lebih baik seperti sekarang ini.

Sahabat ku bilang, "setiap orang memiliki masa lalu,entah yang baik ataupun yang buruk, kamu juga pasti memiliki masa lalu yang kan?" ucapan itu membuat ku sadar akan masa lalu ku..

Disini, Di tempat ini, Kantor ku, dengan kondisi seperti ini, aku ingat kali pertama aku berhijrah. Aku mencoba untuk meninggalkan masa kelam ku itu. Usia 19 tahun ku membantu ku untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Aku berharap kepada diriku sendiri, aku ingin selalu mengkoreksi diri ku.

Ketika itu, Di tempat itu, aku bertemu dia.. mungkin sudah dua tahun lama nya... aku sadar, aku tidak akan mengulangi kejadian masa lalu ku. Aku berusaha menyembunyikan itu semua, aku berusaha untuk selalu mengingat Mu Ya Rabb... Perintah Mu... Larangan Mu...

Zinah! Zinah! Zinah!
Tidak! Aku tidak akan mendekati hal itu lagi!
Aku janji kepada diriku untuk menjadi manusia yang lebih baik lagi.
Aku mungkin jatuh cinta kepada makhluk Mu Rabb... tapi aku berusaha untuk tidak merusak rasa cinta itu...
Apakah Aku termasuk hamba Mu yang Mencintai Mu dengan tulus?
Apakah Aku termasuk hamba Mu yang Mencintai mankhluk Mu karena Mu, atas nama Mu?
Aku berharap, cinta ini karena Mu dan tidak melebihi cinta ku kepada Mu...



-ZAN-
10 Juni 2014
Cinta Allah melebihi cinta Makhluk Nya..
dan Cintai Allah lebih dari mencintai Makhluk Nya....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar