Rabu, 24 September 2014

W A K T U

Waktu itu...
Sesuatu yang tidak terlihat, belum menunjukan pada ku hal yang harus nya aku pijaki...

Aku berjalan dengan semau ku...
Aku berlari dengan semau ku...
Aku berhenti dengan semau ku...
dan semua itu tanpa tujuan yang pasti...

Suatu ketika aku terhenti...
Menatap ke arah yang belum pernah aku temui...
Aku ingat.. iya, aku ingat simbol itu didalam mimpi ku.. waktu itu....
Kemudian aku menoleh ke arah yang lain dalam waktu yang singkat...
Percuma! hati ku tetap meminta untuk menolehkan kembali pandangan ku ke arah semula...

Iya, saat itu ku mulai berjalan dengan tujuan....
Ku mulai berlari dengan tujuan....
Namun.. Ketika ku sedang berlari kencang, aku tak sadar bahwa ada batu besar yang menghalangi kaki ku...
Aku pun terjatuh... Iya, aku terlalu fokus untuk berlari...
Hingga tak sadar.. ada yang menghalangi didepan sana....

Kini ku putuskan untuk berhenti berlari dengan kemudian berjalan....
Aku berjalan ke arah yang lain.. Ku tolehkan pandangan ku ke arah yang lain....
Mungkin kini hati ku tenang.. Wajar saja, aku belum menemukan batu besar diperjalanan ku kali ini....

Aku berlari lagi dengan arah ku yang baru....
Tapi, ah tidak! aku tertatap ke arah yang berbeda namun dengan simbol yang sama....

Aku terhenti sejenak...
Aku pikirkan simbol itu...
Aku perhatikan simbol itu...
dan Kemudian simbol itu hilang tertiup angin...

Hilang...... namun tetap, sisa sisa jejak simbol itu tertinggal disana...
Kini...... Aku terhenti......
Aku terhenti... dihadapan dua arah yang berbeda...
Entah ingin kemana sesungguh nya perjalanan ini dilanjutkan....
Hati ku pun tak mengerti....


-ZAN-
Arah didalam hidup, sesungguh nya hanya ada satu untuk dijalani..
Ketentuan manusia sendiri lah menentukan arah hidup nya (yang meurut nya lah arah hidup yang dipilih baik atau tidak)
Terkadang memang ada kebimbangan didalam memilih arah hidup, hatilah satu-satunya penentu arah hidup

Tidak ada komentar:

Posting Komentar