Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2017

Ayam Berkotek di Pagi Nara

Sudah satu minggu Mimin tak berkotek, subuh ini pun ia masih belum mengeluarkan suaranya. Ia merenung, memikirkan nasibnya hari ini yang tidak tahu harus makan apa dan mencarinya kemana, setelah satu minggu sebelumnya ia selalu memakan sisa - sisa manusia yang dibuang ke tong sampah. Matahari malu-malu menampakkan wujudnya, nyala sinar lampu kota mulai dipadamkan, puluhan pedagang tergopoh-gopoh menuju Pasar Kota, membopong berbagai macam Badaing dagangan mereka. Mimin memperhatikan segalanya dengan perasaan sedih
Di tengah Kota yang hingar bingar dan mulai ramai dengan segala aktivitas manusia, Mimin sembunyi di balik gubuk karton yang terletak di samping tong sampah Kantor Pos. Jaraknya sekitar lima ratus meter dari pasar. Manusia terlihat ramai berlalu-lalang. Sesekali mereka menoleh kearah Mimin. Sebagian dari mereka merasa iba, dan sebagian yang lain menatap dengan penuh nafu untuk menangkap lalu menjualnya. Mimin merasa takut. Tak berani timbul dari persembunyiannya. Ia hanya mem…