Rabu, 20 Juni 2018

Tukang Jalan

Pagi, Bloggers!

Ada sedikit cerita, nih dari perjalanan gue bersama teman-teman kemarin.

Kami dari Jakarta berniat menyenangkan hati dengan mengunjungi sebuah tempat wisata di Puncak Bogor. The Ranch Puncak, namanya.

Nah, dari namanya saja kalian tahu pasti kalau tempat ini menjadi salah satu lokasi wisata di Puncak yang mengadopsi sebuah lokasi wisata di Bandung. Namanya pun sama.

Dari rumah, gue dan teman-teman berangkat terpisah; titik temu kami di Stasiun Juanda.

Sekitar pukul 07.40, gue berangkat dari rumah menuju Halte Transjakarta RS Islam. Sementara kedua teman gue menggunakan kendaraan pribadi; motor, ataupun menggunakan ojol.

Setelah berjalan kaki sepuluh sampai limabelas menit, tibalah gue di Halte RS Islam. Dapat gue taksir kalau kedua teman gue pun baru berangkat ketika gue sudah berada di bis.

Limabelas menit kemudian, gue tiba di Stasiun Juanda. Kedua teman gue sudah ada di sana. Setelah menunggu mereka membeli tiket kereta Juanda - Bogor, kami bertiga memasuki peron. Bagaimana gue bisa masuk peron? Tentu karena gue menggunakan kartu ajaib; kartu emoney yang bisa digunakan untuk menggunakan alat transportasi transjakarta, commuter line, ataupun membayar tol.

Pukul 08.30 kereta tujuan Bogor tiba. Hingga pukul 10.00 kami tiba di tujuan.

Istirahat, kami mengisi perut dengan soto mie dan bakso di dekat Stasiun Bogor. Sambil makan, kami ngobrol sama pedagangnya; tanya-tanya akses ke Mega Mendung dengan angkutan umum.

Pukul 10.30 atau 11.00, kami melanjutkan perjalanan dengan menggunakan angkot hijau jurusan Sukasari.

Setelah tiba di Sukasari, kami lanjutkan dengan angkot hijau jurusan Cisarua.

Pukul 11.30 kami tiba di lokasi. Mampir ke toko swalayan sebelum masuk untuk membeli air minum; bohong kalau kami gak haus.

Pukul 12.00 kami memasuki The Ranch Puncak. Kalian yang sudah pernah mengunjungi tempat ini di Bandung atau di Puncak pasti tahu apa yang kami dapatkan setelah membayar Rp 20.000 (tiket masuk); kami mendapat voucher yang bisa ditukar dengan susu segar tiga varian rasa. Tentu hanya bisa memilih satu varian.

Di sana ada beberapa spot menarik yang bisa dijadikan latar berswafoto ataupun sekadar memotret sebagai koleksi gambarmu.

Masing-masing memiliki nama unik :
1. Rumah Kakek
2. Nak-Nik Ville
3. Air Terjun (kecil)
4. Jembatan Dongeng
5. Taman Bunga
6. Sahabat Kelinci/Domba
7. Spot Kuda, Panah, dan Delman.

Setelah 40% puas berkeliling dan menikmati hidangan yang disediakan, kami kembali ke Jakarta pukul 16.30 dengan angkutan umum yang sama hingga tiba di rumah.

NB : bagi kalian yang ingin berkunjung ke tempat ini, jangan takut kelaparan ataupun tersasar, karena tempat ini penuh dengan berbagai macam pedagang makanan dan aksesnya mudah. Juga, musolah di tempat ini cukup bersih serta nyaman. Jadi, kalau kamu datang ke tempat ini di waktu yang sedikit lebih sepi, kamu pasti betah berlama-lama di sini.

Jakarta, 20 Juni 2018

Z A N

Tidak ada komentar:

Posting Komentar