Postingan

Menampilkan postingan dari 2019

1-11-21

Hari ini matahari muncul gak malu-malu. Jarum jam dinding pun tepat mengarah 12.30. Dari posisiku duduk yang menghadap jendela, tampak bangunan tingga melukis kaca-kaca di depan sana. Bak melihat lukisan pada umumnya, bangunan kokoh itu begitu merayuku untuk segera pulang ke rumah tepat waktu. Hari ini, sekotak makan siang ada di hadapanku. Nasi putih, ayam dan tempe goreng, serta sambal buatan ibu yang tak kalah pedas dan enak dari warung makan di belakang kantor. Favorit!

Aku menyuap makan siang beberapa kali, kemudian kembali memainkan jari di atas keyboard untuk menulis sesuatu pada dinding blog.

Sebelum berlanjut, perkenalkan ... namaku Zan. Bukan Zain, Zen, apalagi Zayn. Hanya tiga huruf Z-A-N. Itu nama samaranku. Tanpa sengaja tertulis pertama kali di tahun 2012, saat aku masih mengandalkan buku diari untuk berbagi cerita.

Aku anak kedua dari tiga bersaudara. Abangku satu, dan adik perempuanku satu. Aku putri pertama yang dimiliki Bapak dan Ibu. Kata orang, aku sangat disayang…