Berubah

Lima tahun lalu gue paling takut yang namanya naik gojek/grab. Takut disasarin abangnya lah, takut dimutilasi tengah jalan, takut dibegal. Gara-gara rasa takut itu, gue selalu balik kuliah malam pakai bajaj (kalo gak ada temen bareng yang searah atau saat abang gue gak bisa jemput).

Sampai suatu hari, gue harus balik dari kampus jam 11 malam, dan temen-temen gak ada yang searah (ada sih, dia yang selalu gue tebengin selama empat tahun kuliah, dan saat kejadian itu dia lagi gak bawa motor). Akhirnya, for the first time I were be brave to get back with gojek!

Cemen banget gak sih?

Sekarang, gue kemana-mana udah paling sok banget pakai gojek, pas lagi mau ringkes atau tempat tujuannya gak dilalui transjakarta.

Lingkungan terus berubah, atmosfernya berubah, pergerakan bumi terus berubah, perekonomian berubah, politik berubah, ilmu kesehatan selalu berubah, riset banyak sekali yang terbaru, teknologi apa lagi, banyak yang terbarukan. Semua benda mati berubah.

Kita? Manusia. Makhluk paling mulia.

Masa iya kita gak ada ketukan hati untuk berubah?
Kalah kita sama benda mati!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PELANGI

Langit Berbeda

Seperti Dirimu